Hipotermia, Gejala, Mencegah dan Menanganinya

HipotermiaHipotermia menjadi salah satu momok yang sangat menakutkan bagi para pendaki gunung. Tidak sedikit kita mendengar berita meninggalnya seorang pendaki yang diakibatkan oleh Hipotermia. Seperti kejadian baru-baru ini yang menimpa salah satu mahasiswi Institul Kesenian Jakarta, saat melakukan pendakian dalam rangka kampanye aksi bersih gunung di gunung Gede. Mahasiswi Meninggal di Gunung Gede

Hipotermia, Kenali Gejalanya, dan Belajar Menanganinya

Kita sering mendengar cerita tentang beberapa pendaki yg terkena hipotermia , beberapa organisasi pendaki gunung pastinya sudah mendapatkan pendidikan tentang management perjalanan / pendakian yang cukup baik. Tetapi Kenapa hal seperti ini masih bisa terjadi?

Apa sih itu Hipotermia? Continue reading Hipotermia, Gejala, Mencegah dan Menanganinya

Advertisements

Mahasiswi Meninggal di Gunung Gede

Gede PangrangoPadahal sering sekali dihimbau, bahwa untuk melakukan pendakian gunung Gede Pangrango, kondisi fisik harus dalam keadaan sehat dan fit. Tapi hal ini sering dianggap sepele bagi sebagian pendaki. Kejadian demi kejadian sering sekali terjadi karena menghiraukan himbauan ini. Nyawa pun menjadi taruhan.

Berita tewasnya pendaki gunung Gede Pangrango kali ini menimpa mahasiswi Institut Kesenian Jakarta (IKJ), saat melakukan aksi kampanye bersih Gunung Gede bersama rekan-rekannya. Continue reading Mahasiswi Meninggal di Gunung Gede

Menghadapi Cuaca Buruk di Gunung

Dalam kegiatan di alam terbuka seperti mendaki gunung, sering kali pendaki berada dalam dalam cuaca yang kurang baik bahkan buruk. Banyak kecelakaan yang berujung pada kematian yang diawali oleh cuaca yang buruk. Hal ini bisa terjadi karena dampak dari cuaca buruk adalah sebagai berikut :

  • menimbulkan kepanikan, terutama jika pendaki masih pemula, mental belum terlatih, perlengkapan tidak memadai, dan tidak kenal medan.
  • disorientasi, cuaca buruk yang datang akan membuat pendaki kehilangan orientasi, tantu saja jika pendaki mengalami disorientasi maka keputusan-keputusan yang diambil oleh pendaki bisa berakibat fatal, contoh kabut tebal yang datang tiba-tiba akan membuat jarak pandang terbatas dan pendaki bisa tersesat bahkan masuk jurang.
  • hipotermia, cuaca yang buruk seperti hujan lebat berpotensi menimbulkan hipotermia bagi pendaki, hipotermia yang terjadi saat cuaca buruk akan menambah kepanikan dan berujung pada penanganan yang kurang tepat, tidak sedikit pendaki yang akhirnya memperoleh gelar almarhum karena terkena hipotermia
  • cedera, perlengkapan yang tidak memadai misalnya sepatu yang tidak standard, pakaian yang tidak semestinya akan menimbulkan cedera bagi pemakainya saat terjadi cuaca yang ekstrim.

Continue reading Menghadapi Cuaca Buruk di Gunung

Goresan Pena Muhaira

Everything we do it for Allah

May and Bi

Hujan di Bulan Mei

JaTiara

A Diary To Review & Share My Random Memories

Hidup Hanya Sekali Jadikan Bermakna Tuk Saling Berbagi ,Jual Buku Murah Cara Cepat Hamil Dr.Rosdiana Ramli SpOG

Berselancar Mengarungi Lautan Ilmu Meraih Sukses Dunia Akhirat.Aamiin "www.nurmancunk.wordpress.com" join Yuk "www.ramadistro.wordpress.com"

SRI NURSOLIHAH

Lebih Tau Lebih Pintar

Backpackology

Pack your backpack and travel with us to exotic Indonesia and beyond!

tehnuri

Sebuah Catatan Hati

Coretan Daku

Life is short, make it count

Seberkas Cahaya Rembulan

Khoirunnas anfauhum linnas . . .

pesuy punya blog

Berani Bermimpi

Jejaknya Rahman

So Which one of the favors of your Lord, Who you want to deny?... ( Al-Quran Ar-Rahman : 13)

Aloha

Be Open Mind !